Be Simply Creative

Leave a comment

December 1, 2016 by MsDailyLife

Pilihan kreatif disini pada dasarnya kita sebagai manusia bisa menjalankan ini. Terlepas dari latar belakang, pekerjaan, maupun profesi apapun itu.

Dalam hal apapun, mindset merupakan starter awal yang bisa menjadi pemicu ataupun penghambat kita untuk bergerak. Oleh karena itu tanamkan pikiran bahwa kreatifitas itu mudah, menyenangkan, dan tentu bisa dipelajari oleh siapapun. Sehingga kita akan selalu punya bahan bakar untuk terus semangat dalam berkreatifitas.

Sebelum melangkah lebih lanjut coba kira-kira lihat gambar dibawah ini.

bee-safe-wasp-trap-empty-bottle1

Ini adalah botol minum kosong. Kira-kira teman-teman bisa membuat apa dari botol bekas minuman ini ?

Ini adalah salah satu contoh gampang, botol minum yang fungsinya sebagai wadah tempat minum, sering digunakan orang-orang untuk berkreasi. Untuk mengubahnya menjadi fungsi yang lain. Misalnya tempat pensil, pot, dll. Itu juga merupakan salah satu wujud dari kreatifitas.

Bicara mengenai kreatifitas atau orang yang kreatif, sering kali kita kaitkan dengan istilah konsep berpikir yang “Out of the Box”. Dr. Edward de Bono; seseorang yang diakui sebagai pelopor berpikir kreatif, mempunyai gambaran tentang cara berpikir manusia. Beliau mengatakan bahwa otak manusia memiliki satu keunggulan (dan sekaligus kelemahan), yaitu terprogram untuk membuat pola aktivitas berdasarkan rutinitas atau habit kita.

Misal bangun tidur, kita mandi, dan sudah tahu bagaimana cara menggosok gigi, mengatur gaya sisiran rambut, bagaimana cara memakai jam tangan, dll. Semua sudah berjalan dengan otomatis karena otak sudah terbiasa melakukannya secara rutin.

Berpikir kreatif adalah sebaliknya, kita melatih otak untuk mencari alternatif terhadap kebiasaan-kebiasaan tersebut. Kita mengajak otak untuk “mengunjungi rute-rute yang tidak lazim”.

Kita sudah hidup dalam sebuah “kotak” yang dibentuk berupa kebiasaan-kebiasaan, budaya maupun aturan umum yang berlaku di kehidupan kita sehari-hari. Dan berpikir “mengatasi batas-batas kotak” berarti memberontak, membiarkan diri untuk beda dari yang lain.

O iya…kreatifitas itu sebenarnya bukan hanya sekedar beda saja loh, tetapi kreatif juga memiliki tujuan yang jelas yaitu :

IMPROVEMENT

Sebelum melangkah lebih jauh, sobat-sobat bisa bantu jawab “Apakah kegunaan dari tepung terigu?” – yang terpikirkan bagi kita biasanya sebagai bahan untuk mengolah makanan. Seperti membuat kue, roti, mie dan makanan lainnya. JIka pertanyaan selanjutnya; “Kalau tepung terigu itu menjadi pengganti bedak, apakah itu kreatif?” – apabila setelah memakai tepung terigu sebagai bedak, muka orang itu jadi rusak, iritasi, dan gatal-gatal, apakah itu masih dibilang kreatif ?

Seorang pakar kreatifitas lain bernama Paul Ellis Torrance, mendefinisikan kreatifitas sebagai kemampuan untuk menciptakan ide-ide baru yang dapat dipakai untuk memecahkan masalah atau membuat barang atau jasa baru dan membawa nilai manfaat bagi pihak lain. Jadi kata kuncinya sesuatu yang baru dan memiliki manfaat.

Jadi kalau tepung dijadikan sebagai pengganti bedak dengan resiko muka akan iritasi ya tidak menghasilkan manfaat kan yah… ^^

Speaking tentang konsep berpikir out of the box, Dr. Edwar de Bono juga menyebutkan dengan istilah konsep berpikir lateral. Apa itu konsep berpikir lateral ?

Istilah ini dikemukakan pertama kali tahun 1967 oleh Edwar de Bono, seorang psikolog asal Malta. Berpikir lateral, adalah kemampuan untuk berpikir kreatif, atau “di luar kotak” dengan menggunakan inspirasi dan imajinasi untuk memecahkan masalah dengan melihat mereka dari perspektif yang tak terduga. Berpikir lateral meninggalkan pemikiran cara tradisional, dan membuang prasangka.

Lateral thinking as “seeking to solve problems by unorthodox or apparently illogical methods” – The Oxford Dictionary.

Nah ini ada gambaran situasi nya :

Ada seorang petani yang terlilit hutang dengan seorang rentenir yang dikenal tua, jelek dan licik. Rentenir tersebut dikenal doyan perempuan termasuk anak perempuan petani yang cantik. Suatu hari rentenir berkata kepada petani “Aku akan mengambil satu kerikil hitam dan satu ke kantong kosong. Suruh anak perempuanmu mengambil kerikil di kantong tersebut tanpa melihat. Jika kerikil hitam dia harus menjadi istriku. Jikalau kerikil putih, dia tidak perlu menikahimu dan hutangmu lunas. Namun jika dia tidak mau mengambil makan akan kupenjarakan kalian.”

Saat petani sedang berdiskusi, rentenir mengambil dua kerikil hitam dan memasukkan kedalam kantong. Namun anak petani sempat melihatnya. Dan kemudian rentenir itu meminta gadis itu untuk mengambil.

Nah kalau kita berpikir biasa – alternatifnya :

  • Gadis itu menolak.
  • Gadis itu bisa membuktikan kalau rentenir itu curang.

Namun dengan pemikiran yang kreatif, tindakannya adalah gadis itu mengambil satu kerikil di kantong, dan pura-pura menjatuhkannya, sehingga bercampur dengan kerikil lain ditanah. Dan gadis itu meminta untuk memeriksa kerikil yang tersisa di kantong. JIka kerikil hitam, maka gadis itu mengambil kerikil putih sebelumnya.

Itu salah satu contoh berpikir lateral. Untuk latihan coba teman-teman jawab pertanyaan dibawah ini :

This slideshow requires JavaScript.

Sebenarnya kenapa sih kita harus kreatif ?

img-20161129-wa0018

That’s why we should creative ! 

Terus pernah baca nih, mungkin teman-teman familiar atau pernah liat infografis ini.

img-20161129-wa0019

Ini adalah 29 Tips dan cara bagaimana kita tetap kreatif yang dicompile oleh seorang Graphic Design Islam Abudaoud.

Pastikan segala aktifitas kita bermanfaat, termasuk dalam hal kreatifitas. Bermanfaat dan produktif dalam berkarya. Hidup adalah kumpulan dari pilihan-pilihan, setiap kita akan melakukan pilihan tanyakan “apa manfaat bagiku?”. Karena sibuk itu tidak selalu berbanding lurus dengan kebermanfaatan. Sibuklah dalam hal-hal yang bermanfaat dan produktif.

Sebagai penutup – mungkin bisa sedikit simak sebuah Video yang diambil dari YouTube Channel ‘Brightside’ tentang “Busy vs Productive”… Semoga menginspirasi ^^

15202564_752781934874363_938375199920591419_n Semoga artikel ini bisa membawa serta menambah wawasan kita, memberikan manfaat untuk kita semua. Serta terima kasih banyak untuk sesi sharing ilmunya oleh Ervan Joniawan terkait berpikir Kreatif nan Simple ini yang juga dibantu oleh Resty Puji Octaviani dari team Humas & Penerbitan YISC Al Azhar

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: